Dari Balik Jeruji Besi, JK Buka Suara Kasus Penyerangan di Grand Lake Tangerang

centerweb
20200912 231530

IMG 20200912 WA0043Masih terlintas di benak kita peristiwa penyerangan di Cluster Australia Grand Lake Tangerang yang ramai di seluruh media di Indonesia. Perkara itu kini sudah mulai naik ke persidangan

Namun dari balik jeruji besi titipan Polda Metro Jaya, pelaku penyerangan Jhon Refra Alias Jhon Kei (JK) buka suara tentang masalah yang sebenarnya terjadi dalam perkara tersebut.

“Tidak ada permasalahan sengketa tanah di Ambon sana, saya hanya perintahkan anak buah saya untuk menagih uang yang dipinjam Nus sekitar tahun 2013 sebesar 1 M. Dia (Nus) pinjam uang pribadi saya dan janji akan mengembalikan selama 6 bulan sebesar 2 M, tapi sampai saat ini tidak ada sepeserpun yang dia bayar,” kata Jhon.

Jhon mengaku, ia hanya minta haknya, dan pernah menyuruh orangnya untuk panggil Nus ke titian (kediaman JK-red). “Tapi dia tidak ada datang, yang kemudian saya suruh anak-anak tagih,” ungkap Jhon Kei saat ditemui wartawan.

Jhon juga menyebutkan bahwa dirinya sebagai hamba Tuhan percaya bahwa kebenaran sesungguhnya akan terungkap, salah dan benar tidak akan tertukar. “Kuasa Tuhan tidak perlu diragukan,” ungkapnya,

Jhon juga menegaskan jika Nus memang ingin berdamai, maka bayar apa yang dia pinjam dan janjikan kepadanya. “Kita akan terima,” ujarnya.

Jhon juga mengaku, selama di penjara dari tahun 2012 sampai 2016 ia menggaji Nus 10 juta/bulan untuk bisa mengkontrol anak-anak AMKEI sebagai penggantinya. Tapi setelah dirinya bebas bersyarat 26 Desember 2019 lalu, ternyata para anggota AMKEI malah berantakan.

“Biarkan hukum berjalan seadil-adilnya jangan sampai ada intervensi dari pihak manapun dan kebenaran akan terbuka selebar-lebarnya atas kuasa Tuhan,” kata Jhon. ***

Next Post

Bhabinkamtibmas Air Hitam Gencar Sosialisasi Perwali Kota Samarinda

Dalam upaya mendisiplinkan masyarakat dalam mencegah penularan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 terutama menuju Adaptasi Kebiasaan Baru, Bhabinkamtibmas Kel. Air Hitam terus Mensosialisasikan Perwali Kota Samarinda No.43 Tahun 2020 Tentang Pendisiplinan Dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 di Warung Makan Jl. Aw. Syahranie Kel. Air Hitam Kec. Samarinda Ulu, Kota […]
5 6 768x574 1

Subscribe US Now