Hj. Nina Agustina, S.H., M.H., C.R.A. Bersama Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Infrastruktur di Kabupaten Indramayu

pimred

P 20211014 112732

Barometerkriminal.com, Indramayu – Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, S.H., M.H., C.R.A. bersama Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat H. Dedi Wahidi, S.Pd. berserta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI-Jakarta Wilan, meninjau sejumlah proyek infrastruktur di Wilayah Kabupaten Indramayu Jawa Barat pada Hari Kamis (14/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri Forkopimda Kabupaten Indramayu, Camat Kertasmaya Ade Sukma Wibowo, S.Sos. M.Si., Kapolsek Sukagumiwang Kompol Heriyadi MD, S.H., Danramil Sukagumiwang Lettu Inf Waryadi, Kuwu Sukawera suwanto, dan juga Tokoh Masyarakat.

Pada peninjauan proyek infrastruktur yang pengerjaannya langsung dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, diharapkan dapat membawa nilai tambah dan beragam manfaat bagi masyarakat Kabupaten Indramayu, khususnya dalam menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Anggota DPR RI Komisi V, H. Dedi Wahidi, S.Pd. menjelaskan, bahwa pengerjaan Jembatan Gantung Sukawera diproyeksikan selesai pada Desember tahun 2021. Jembatan Gantung Sukawera yang panjangnya mencapai 120 meter dan lebarnya 1 meter itu, sumber anggarannya berasal dari Pemerintah Pusat Program Aspirasi DPR RI.

Menurut H. Dedi Wahidi, S.Pd. bahwa Jembatan Gantung Sukawera yang melintasi Kali Cimanuk tersebut, nantinya akan menghubungkan 5 kecamatan sekaligus yang diantaranya Kecamatan Kertasmaya, Bangodua, Tukdana, Jatibarang, dan Sukagumiwang.

“Saya minta Jembatan Gantung Sukawera pelaksanaannya dikebut, dilembut, dan diperkirakan pada akhir tahun dapat digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

P 20211014 120203

Sambung H. Dedi bahwa, sumber anggaran yang mencapai Rp. 9 miliar tersebut meliputi 2 titik, yakni Pembangunan Jembatan Gantun dan Jembatan Permanen di Bangodua. Dan bahkan tanggapan/respon masyarakat sangat positif, maka kalau Jembatan Gantung tersebut sudah jadi baiknya dijaga dan dirawat serta jangan samapai dilewati kendaraan roda empat yang melebihi beban muatan, demi awetnya bangunan jembatan tersebut.

“Saya pesan kepada Kepala Desa dan tokoh masyarakatnya agar dirawat serta dijaga. Jangan sampai membolehkan kendaraan yang melampaui kapasitasnya, sehingga dapat merusak jembatan yang letaknya sangat strategis tersebut,” himbau H. Dedi.

Disamping itu, rencana pembangunan Jembatan Gantung yang berlokasi di Desa Sukawera Kecamatan Kertasmaya yang merupakan usulan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Jembatan yang digadang-gadang lebarnya 9 meter ini sangat penting dan strategis, karena dapat menghubungkan antara Kecamatan Kertasmaya, Kecamatan Bangodua, dan Kecamatan Sukagumiwang serta bisa menjadi akses ekonomi dalam skala besar untuk masyarakat Indramayu khususnya.

“Itu usulan dari Ibu Bupati Indramayu agar jembatan gantung yang ada di Desa Sukawera Kecamatan Kertasmaya dapat memberi akses ekonomi yang lebih besar, karena lebarnya sampai 9 meter, dan juga jembatannya permanen,” papar Dedi.

Sementara itu, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, S.H., M.H., C.R.A. mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Anggota Komisi V DPR RI H. Dedi Wahidi, s.Pd. yang terus bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.

“Saya mengucapkan terima kasih atas aspirasi yang dibawa oleh Anggota DPR RI H. Dedi Wahidi, S.Pd. dan juga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional yang memperhatikan Kabupaten Indramayu. Semoga apa yang kita harapkan segera terealisasi dan semua bisa diperbaiki, karena semua itu untuk perubahan yang ada di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Hj. Nina Agustina berpesan, agar masyarakat juga turut berpartisipasi dalam pembangunannya, yakni dengan menjaga dan merawat hasil pembangunan yang sudah terealisasi, terutama untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Utamanya jika jembatan tersebut sudah jadi, jangan samapai dilewati oleh kendaraan yang muatannya melebihi kapasitas. Dan satu lagi Saya berpesan agar jangan buang sampah secara sembarangan,” pintanya.

P 20211014 112725 1

Di tempat yang sama Kepala Balai Besar Jalan Nasional DKI-Jawa Barat, Wilan menyampaikan bahwa sejumlah jalan nasional di Indramayu mengalami kerusakan termasuk yang menjadi perhatian adalah kondisi drainase yang tersumbat akibat sampah dan terus dikebut pengerjaannya hingga tahun depan bisa selesai.

“Jalan nasional kita memang kalau kita lihat ada beberapa crossing yang mampet karena sampah, jadi untuk langkah pertama yang kita upayakan yakni pembersihannya, lihat alirannya seperti apa, kalau memang harus dikasih sesuatu kita mencoba usahakan karena itu sudah tugas kita,” ujarnya.

Terkait dengan pembangunan jembatan, Wilan mengapresiasi dan menyatakan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, karena proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan.

“Kemudian untuk jembatan gantung, alhamdulillah. Ini dukungan dari Pemkab Indramayu luar biasa kita bekerja di sini tanpa kendala, sehingga insya Allah target Desember bisa diselesaikan,” lanjutnya.

Wilan juga menargetkan, pengerjaan Jalan Nasional Lohbener – Indramayu yang panjangnya 6 kilometer diprediksikan selesai tahun depan. Selain meninjau jembatan gantung di Desa Sukawera Kecamatan Tukdana, Bupati Indramayu beserta rombongan juga meninjau beberapa saluran irigasi di wilayah Losarang, serta drainase di sepanjang Jalan Pantura di Kandanghaur.

(Kumaedi)

Next Post

Ketua DPC POSPERA Menghadiri KLB BaraJP

Barometerkriminal.com, Bogor – Gelar Kongres Luar Biasa (KLB) BaraJP (Barisan Relawan Jalan Perubahan) yang berlangsung di Hotel Salak, Jalan Juanda, Kota Bogor, pada hari Sabtu (16/10/2021) yang lalu. Ketua DPC POSPERA (Posko Perjuangan Rakyat) Kabupaten Bogor Sasha Saijah Sambyah, S.E., M.M. turut hadir dalam KLB BaraJP tersebut. kegiatan KLB BaraJP […]

Subscribe US Now