Kapolda Jabar Dampingi Menteri PUPR Tinjau Waduk Cipancuh Kabupaten Indramayu

centerweb

WhatsApp Image 2021 02 10 at 12.51.37

Barometerkriminal.com, Indramayu – Hujan deras beberapa hari terakhir mengguyur daerah Kabupaten Indramayu menimbulkan banjir.

Terdata dari tanggal 8 sampai dengan 9 Pebruari 2021, ada 12 (dua belas) Kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Indramayu, diantaranya Kecamatan Indramayu, Sindang, Lelea, Sukagumiwang, Tukdana, Bangodua, Kertasmaya, Losarang, Kandanghaur, Haurgeulis, dan Terisi.

Guna penanggulangan banjir susulan, Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, MSc., Ph.D., didampingi Kapolda Jawa barat Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., Kapolres Indramayu AKBP Hafdh Susilo Herlambang, S.I.K., M.H., meninjau Lokasi Waduk Cipancuh di Kecamatan Gantar – Kabupaten Indramayu, pada Hari Rabu (10/2/21).

Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP Budiyanto mengatakan, Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono bersama Kapolda Jawa barat Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri meninjau Waduk Cipancuh di Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. Peninjauan ini dilakukan guna monitoring debit air pasca Intensitas hujan yang cukup tinggi.

“Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono dan Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri tentunya ingin memastikan debit air Waduk Cipancuh, menyusul tingginya curah hujan serta melimpahnya air kiriman dari hulu”, katanya.

Dikatakannya, untuk situasi sampai saat ini debit air Waduk Cipancuh Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu masih tetap aman. Ketinggian debit air turun 4 centimeter setelah dilakukan upaya penanganan dari pihak perairan.

Informasi yang diperoleh, pintu air pembuang di waduk itu telah dibuka. Dari semula hanya 50 m3/dtk (meter kubik per detik), kini diperlebar menjadi 80 m3/dtk.

“Sejak malam ditargetkan menurunkan volume waduk sebanyak 3 juta m3,” tuturnya. Sampai pukul 23.15 WIB, Selasa, 9 Pebruari 2021, berdasar laporan terakhir posisi volume Waduk Cipancuh sudah turun menjadi 8,7 juta m3.

Tadinya pada Hari Selasa petang berada di kisaran 10 juta m3. Targetnya adalah menurunkan volume di kisaran normal 6 juta m3., pungkas AKP Budiyanto.

Next Post

Danrem 061/SK Berikan Bantuan Sembako Untuk Penderita Covid-19

Bogor, Danrem 061/SK Brigjend TNI Achmad Fauzi S.I.P,M.M, Pimpin Apel Sinergitas 3 Pilar Forkopimda dalam rangka penanganan covid-19, untuk mengabdi melawan Covid Tingkat RW/RT se kota Bogor, Rabu (10/02/2021). Bertempat di halaman Marcopolo Sport Bukit Cimanggu city Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor giat tersebut diikuti oleh Kasi OPS Rem 061/SK, […]
WhatsApp Image 2021 02 10 at 15.49.30

Subscribe US Now