Lawan Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan Langkah Terukur

centerweb

 

WhatsApp Image 2021 02 10 at 14.33.19

Kota Bogor – Wali Kota Bogor memimpin apel Sinergitas 3 (tiga) Pilar bertajuk “Mengabdi Melawan Covid-19”, di halaman Museum PETA, Jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor, pada Rabu (10/2/2021). Pihaknya menyatakan telah melakukan penguatan PPKM Mikro untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Pemkot Bogor telah melakukan langkah terukur yaitu dengan penguatan PPKM dalam skala mikro dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor,” jelas Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam sambutannya.

Menurutnya, Kunci penerapan PPKM Mikro untuk memutus Covid-19 adalah koordinasi yang rapih dan tupoksi yang jelas sehingga yakin bahwa Kota Bogor yang statusnya Zona Merah dapat berubah status menjadi Zona Hijau.

Guna memutus penyebabaran Covid-19, Wali Kota mengimbau, perlunya penekanan penerapan protokol kesehatan dengan 5 (lima) hal yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Selain itu, dirinya juga menyatakan bahwa pemberlakuan ganjil genap sangat efektif untuk menekan mobilitas warga di Kota Bogor. Karenanya, Bima akan terus memantau hingga kota bogor kembali menjadi Zona Hijau.

Dengan diterapkannya PPKM skala Mikro, Bima berharap penyebaran Covid-19 di kota Bogor dapat ditekan semaksimal mungkin, sehingga masyarakat tetap sehat dan kegiatan perekonomian berjalan lancar.

Usai memimpin Apel, Walikota mengunjungi sejumlah titik rumah warga yang sedang isolasi mandiri, karena terpapar Covid-19 tanpa gejala (OTG) di kawasan Lebak Kantin, kelurahan sempur.

Selain memberikan sejumlah bantuan logistik, Bima menyempatkan berbincang dengan warga yang terpapar dari kejauhan. Bima juga terlihat menempelkan stiker di depan rumah warga bertuliskan “Mohon Doanya Kami Sedang Isolasi Mandiri”.

 

Surya Sp

Next Post

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Meninjau Langsung Lokasi Bencana Alam Tanah Bergerak Di Desa Pasanggrahan

Infokriminal.com, Purwakarta – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika meninjau langsung lokasi bencana alam di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta yang terkena dampak bencana pergeseran/pergerakan tanah, pada Hari Selasa (9/2/2021). Akibat peristiwa pergeseran/pergerakan tanah tersebut Sejumlah 11 (sebelas) rumah hancur, 48 (empat puluh delapan) mengalami rumah rusak berat, dan 12 […]
WhatsApp Image 2021 02 10 at 12.50.44

Subscribe US Now